Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Edukasi Kepemiluan, Bawaslu Kota Solok Sambangi SMKN 1 Solok

Foto Bersama Bawaslu Kota Solok dengan Kepala SMK N 1 Solok pada kunjungan dalam Audiensi Perjanjian Kerja Sama (PKS) Senin (5/10/2026).

Foto Bersama Bawaslu Kota Solok dengan Kepala SMK N 1 Solok pada kunjungan dalam Audiensi Perjanjian Kerja Sama (PKS) Senin (5/10/2026).

solokkota.bawaslu.go.id – SOLOK — Upaya memperkuat pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif di kalangan generasi muda terus dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok. Salah satunya melalui kunjungan dan audiensi ke SMKN 1 Solok, Senin (5/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Bawaslu Kota Solok dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat dalam rangka memperkuat sinergi pendidikan kepemiluan dan pengawasan partisipatif di lingkungan satuan pendidikan.

Anggota Bawaslu Kota Solok, Ilham Eka Putra, bersama jajaran hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran Bawaslu Kota Solok menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pihak sekolah, khususnya dalam memberikan edukasi kepemiluan kepada siswa yang sebagian besar merupakan pemilih pemula.

Dalam audiensi tersebut, Bawaslu Kota Solok menyerahkan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) kepada pihak SMKN 1 Solok untuk dipelajari dan ditindaklanjuti. PKS tersebut dirancang sebagai landasan kerja sama dalam pelaksanaan program pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi peserta didik.

Rencananya, penandatanganan PKS akan dilaksanakan secara serentak pada 15 Oktober 2026. Kerja sama ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara Bawaslu dan sekolah dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, pentingnya integritas dalam pemilu, serta upaya mengenali dan mencegah praktik politik uang dan penyebaran hoaks.

Tidak berhenti pada kerja sama administratif, Bawaslu Kota Solok juga menawarkan sejumlah program edukasi yang dapat dilaksanakan secara langsung di lingkungan sekolah. Di antaranya kehadiran jajaran Bawaslu sebagai Pembina Upacara serta kegiatan sosialisasi masuk kelas yang memungkinkan siswa berdialog dan berdiskusi secara langsung mengenai demokrasi, kepemiluan, dan pengawasan partisipatif.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Solok ingin menjadikan sekolah sebagai salah satu ruang strategis untuk menumbuhkan kesadaran berdemokrasi sejak dini. Siswa tidak hanya diharapkan memahami proses pemilu, tetapi juga memiliki kepedulian untuk ikut mengawasi dan menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bawaslu Kota Solok memandang keterlibatan generasi muda sebagai bagian penting dalam membangun budaya pengawasan partisipatif. Dengan bekal literasi demokrasi yang memadai, pemilih pemula diharapkan mampu menjadi pemilih yang kritis, cerdas, dan berintegritas.

Melalui kolaborasi bersama SMKN 1 Solok, Bawaslu Kota Solok berkomitmen untuk terus memperluas pendidikan pengawasan partisipatif sekaligus membangun kesadaran generasi muda dalam mengawal proses demokrasi di Kota Solok.

Humas Bawaslu Kota Solok