Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Solok Ikuti Sosialisasi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2, Perkuat Kapasitas Menuju Pengawasan Pemilu 2029

Bawaslu Kota Solok mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Nomor 23 tentang Tahap Awal Seleksi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring, Senin (3/8/2026).

Bawaslu Kota Solok mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Nomor 23 tentang Tahap Awal Seleksi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring, Senin (3/8/2026). 

Solok, solokkota.bawaslu.go.id – Bawaslu Kota Solok mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Nomor 23 tentang Tahap Awal Seleksi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kelembagaan Bawaslu menuju pengawasan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh Ketua Bawaslu Kota Solok, Rafiqul Amin, S.Pd.I., M.Pd., Anggota Bawaslu Kota Solok, Koordinator Sekretariat, serta seluruh jajaran sekretariat sebagai bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi, budaya belajar, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas pengawasan pemilu.

Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 mengusung tema "Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029". Melalui program ini, Bawaslu RI berupaya membangun budaya organisasi pembelajar (learning organization) sekaligus memperkuat sistem manajemen pengetahuan (knowledge management) di lingkungan Bawaslu agar mampu menjawab dinamika dan tantangan kepemiluan yang semakin kompleks.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Bawaslu RI, Roy Maryuna Siagian, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme pelaksanaan Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2.

Menurutnya, materi yang disampaikan meliputi tahapan seleksi awal, penyusunan desain pembelajaran, pengembangan bahan ajar, produksi video pembelajaran, hingga mekanisme penilaian yang menjadi bagian dari rangkaian program pembelajaran nasional Bawaslu.

Dalam sambutannya, Roy menegaskan bahwa program tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran kolaboratif yang mengintegrasikan kajian konseptual, pengalaman empiris, praktik baik (best practices), inovasi, serta berbagai isu strategis kepemiluan.

"Seluruh materi nantinya akan dikembangkan secara sistematis dalam bentuk bahan ajar berbasis topik, video pembelajaran, presentasi ilmiah, hingga forum pembelajaran nasional yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran Bawaslu," jelas Roy.

Sementara itu, Anggota Bawaslu RI, Dr. Herwyn J. H. Malonda, M.Pd., M.H., saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa Program Bawaslu Membelajarkan tidak hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas internal Bawaslu, tetapi juga membuka ruang bagi keterlibatan publik dalam proses pembelajaran kepemiluan dan kepengawasan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat akan menunjukkan keseriusan Bawaslu dalam membangun ekosistem pendidikan pengawasan yang inklusif, sekaligus memperkuat pemahaman publik mengenai demokrasi dan kepemiluan.

Ia juga menegaskan bahwa peserta akan diseleksi dari seluruh Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia. Oleh karena itu, setiap karya pembelajaran, khususnya video yang diproduksi, diharapkan dikemas secara menarik, kreatif, komunikatif, dan mudah dipahami sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran nasional.

Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 akan dilaksanakan secara berjenjang melalui tiga tahapan utama, yaitu Tahap Seleksi Awal (Video-Based Learning Stage), Tahap Knowledge Showcase (Comparative Learning Stage), dan Tahap Grand Final Nasional (National Excellence Stage).

Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk menghasilkan materi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi pengembangan kapasitas, pendidikan dan pelatihan, serta pembelajaran berkelanjutan bagi seluruh jajaran Bawaslu dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029.

Keikutsertaan Bawaslu Kota Solok dalam sosialisasi ini menjadi wujud kesiapan lembaga untuk berpartisipasi aktif dalam Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2. Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan berbagi pengetahuan, Bawaslu Kota Solok berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi teknis, manajerial, dan kelembagaan guna menghadirkan pengawasan pemilu yang profesional, adaptif, dan berintegritas, sekaligus mendukung terwujudnya penyelenggaraan Pemilu Tahun 2029 yang demokratis, berkualitas, dan bermartabat.

Penulis : Ardi S

Editor : Meisarah M

Tag
Bawaslu Membelajarkan