Bawaslu Kota Solok, Tanamkan Pendidikan Demokrasi kepada Pemilih Pemula di SMA Negeri 3 Solok.
|
Solok — Mengawali hari pertama masuk sekolah pasca libur Lebaran, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok bergerak cepat melaksanakan sosialisasi pengawasan partisipatif serta kolaborasi demokrasi bersama warga sekolah SMA Negeri 3 Solok, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat pendidikan demokrasi di kalangan pelajar, khususnya pemilih pemula.
Rombongan Bawaslu Kota Solok yang dipimpin oleh Ketua Rafiqul Amin bersama Anggota Ilham Eka Putra dan jajaran Bawaslu Kota Solok disambut langsung oleh Kepala SMA Negeri 3 Solok, Drs. Mulyadi, M.Pd. Pada hari pertama masuk sekolah, Bawaslu Kota Solok langsung bertindak sebagai pembina upacara di halaman sekolah.
Dalam amanatnya, Ketua Bawaslu Kota Solok menyampaikan bahwa meskipun tahapan Pemilu 2029 belum dimulai, sosialisasi kepada masyarakat dan pemilih pemula perlu dilakukan sejak dini. Hal ini bertujuan agar masyarakat memahami tugas dan fungsi Bawaslu, serta proses tahapan yang akan dilaksanakan oleh KPU dan diawasi oleh Bawaslu.
Ia juga menjelaskan bahwa pada masa non-tahapan, Bawaslu tetap melaksanakan pengawasan, salah satunya terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Apabila terdapat siswa SMA Negeri 3 Solok yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, maka dapat dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sebaliknya, jika nantinya ada yang lulus dan menjadi anggota TNI atau Polri, maka penyelenggara perlu mencoret data tersebut dari DPT.
Bawaslu juga mengimbau para siswa yang telah berusia 17 tahun untuk secara aktif mengecek data pemilih melalui DPT online. Hal ini penting untuk memastikan hak pilih setiap warga negara dapat terakomodasi dengan baik.
Selain itu, Bawaslu Kota Solok terus melaksanakan konsolidasi demokrasi dengan melibatkan sekolah, termasuk SMA Negeri 3 Solok, serta melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif kepada pelajar dan masyarakat.
Pendidikan politik perlu dibangun sejak dini, karena generasi muda saat ini merupakan calon pemimpin masa depan yang akan meneruskan pembangunan di daerah di Kota Solok.
Bawaslu Kota Solok juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan partisipatif terhadap setiap tahapan Pemilu dan Pemilihan. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada Bawaslu.
Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas dan fungsi Bawaslu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Solok menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi sejak dini.
Pemilih pemula dinilai memiliki posisi strategis dalam menentukan arah demokrasi ke depan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pengawasan partisipatif, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta pentingnya menjaga integritas proses Pemilu perlu ditanamkan sejak bangku sekolah.
Humas Bawaslu Kota Solok