Diksi Podcast: Bawaslu Kota Solok Ajak Akademisi dan Mahasiswa Ngulik Peran Perguruan Tinggi dalam Pengawasan Pemilu
|
solokkota.bawaslu.go.id - Solok – Bawaslu Kota Solok kembali menjadi pembicara di ruang edukasi kepemiluan melalui Diksi Podcast dengan mengangkat tema "Peranan Perguruan Tinggi Untuk Mewujudkan Pemilu yang Berkualitas dan Berintegritas" .Podcast ini menghadirkan dialog interaktif bersama kalangan akademisi dan mahasiswa sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kualitas demokrasi.
Diksi Podcast bertujuan mengulik Peran Perguruan Tinggi dalam Pengawasan Pemilu Bawaslu Kota Solok membuka ruang diskusi yang membahas berbagai peran strategis perguruan tinggi dalam penyelenggaraan Pemilu. Tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, perguruan tinggi juga memiliki kontribusi besar dalam membangun budaya demokrasi melalui pendidikan politik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga keterlibatan aktif sivitas akademika dalam pengawasan partisipatif.
Dalam diskusi tersebut, akademisi dan mahasiswa menyampaikan pandangan mengenai pentingnya kolaborasi antara Bawaslu dan perguruan tinggi untuk menciptakan masyarakat yang kritis, sadar hukum, serta aktif mengawal setiap tahapan Pemilu. Generasi muda dinilai memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu menyebarkan nilai-nilai demokrasi dan mendorong terciptanya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Bawaslu Kota Solok menegaskan bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Kehadiran perguruan tinggi menjadi salah satu mitra strategis dalam memperluas edukasi kepemiluan sekaligus membangun budaya pengawasan yang berkelanjutan.
Melalui Diksi Podcast, Bawaslu Kota Solok berharap semakin banyak kalangan akademisi dan mahasiswa yang terlibat aktif dalam mengawal demokrasi. Dengan kolaborasi yang kuat, pengawasan partisipatif diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan Pemilu yang berkualitas, demokratis, dan berintegritas.
Humas