Perkuat Karakter Kepemimpinan, Bawaslu Kota Solok Pertajam Kinerja Kelembagaan Tahun 2026
|
solokkota.bawaslu.go.id - SOLOK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok menghadiri Rapat Dalam Kantor (RDK) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat secara daring pada Rabu (15/4/2026). Pertemuan ini difokuskan pada pembinaan, penguatan kelembagaan, serta penyamaan persepsi mengenai Rencana Kerja (Renja) dan target pencapaian kinerja tahun 2026.
Kegiatan bertajuk "Penguatan Kelembagaan: Membentuk Karakter Kepemimpinan dan Pengelolaan Organisasi Bawaslu Kabupaten/Kota" tersebut merupakan langkah strategis Bawaslu Provinsi dalam memastikan kesiapan seluruh jajaran pengawas di tingkat daerah.
Dalam pembukaannya, Pimpinan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat menyampaikan agar Bawaslu kabupaten/kota terus meningkatkan karakter kepemimpinan di wilayah kerja masing-masing. "Secara bersama-sama, kita harus meningkatkan pengelolaan organisasi sehingga mampu mencerminkan kinerja yang baik kepada publik. Jaga selalu koordinasi internal di jajaran Bawaslu serta hubungan eksternal dengan pemangku kepentingan (stakeholders) di wilayah kerja masing-masing," ujar beny.
Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, menekankan pentingnya peran strategis Bawaslu sebagai pengawal demokrasi. Ia menyatakan bahwa Bawaslu bukan sekadar lembaga administratif, melainkan institusi yang menuntut integritas dan profesionalitas tinggi.
Terkait efisiensi anggaran tahun ini, pimpinan menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menyurutkan semangat pengawasan. Sebaliknya, Bawaslu harus fokus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu, bagi sekretariat yang belum menjadi Unit Kerja Mandiri (UKM), diharapkan segera melakukan percepatan menuju kemandirian lembaga.
"Sebagai garda terdepan, kita harus maksimal dalam melakukan pencegahan, penanganan pelanggaran, hingga penyelesaian sengketa proses pemilu," tegas Alni.
Alni juga menambahkan pentingnya publikasi dalam setiap kegiatan pengawasan. Hal ini bertujuan untuk membangun paradigma positif di tengah masyarakat bahwa Bawaslu benar-benar menjalankan tugas dan fungsi pengawasan secara nyata.
Rapat tersebut menghadirkan narasumber utama, Samaratul Fuad, S.H., yang memaparkan materi bertema "Membentuk Karakter Kepemimpinan dan Etika Penyelenggara dalam Pengelolaan Organisasi Bawaslu".
Beliau menggarisbawahi empat poin krusial mengenai karakteristik kepemimpinan yang wajib dimiliki oleh anggota Bawaslu:
Integritas Tanpa Kompromi: Pemimpin Bawaslu harus memiliki imunitas terhadap segala bentuk intervensi politik.
Keberanian dan Ketegasan: Memiliki kemampuan untuk memutus pelanggaran pemilu dan berani menghadapi tekanan dari kekuatan politik.
Kepemimpinan Melayani: Pemimpin harus mampu mengayomi dan membimbing jajaran di bawahnya.
Tata Kelola Organisasi: Menciptakan sistem pengelolaan lembaga yang transparan serta akuntabel.
"Kepemimpinan yang kuat dan beretika adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu," ujar Samaratul Fuad di sela-sela pemaparannya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Solok berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil pembinaan tersebut ke dalam lingkungan kerja internal demi terciptanya pengawasan pemilu yang lebih berkualitas dan profesional di masa mendatang.
Humas Bawaslu Kota Solok