Perkuat Pengawasan Data Pemilih, Bawaslu Sumbar Lakukan Supervisi dan Monitoring di Kota Solok
|
solokkota.bawaslu.go.id - SOLOK – Dalam rangka mengoptimalkan kualitas data pemilih, Bawaslu Provinsi Sumatera Barat melakukan supervisi dan monitoring (Sumon) terkait Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Kantor Bawaslu Kota Solok, Senin (6/4/2026).
Kehadiran rombongan yang dipimpin oleh Kepala Bagian (Kabag) Pengawasan Bawaslu Sumbar, Fadhlul Hanif, disambut langsung pimpinan dan jajaran Bawaslu Kota Solok. Pertemuan ini difokuskan pada evaluasi kinerja pengawasan triwulan I tahun 2026 serta pemantapan strategi pengawasan ke depan.
Dalam arahannya, Fadhlul Hanif menekankan pentingnya evaluasi terhadap proses pengawasan yang telah berjalan. Ia menyoroti pelaksanaan Pencocokan Terbatas (Coktas) sebagai instrumen krusial dalam menguji validitas data.
"Jika Coktas tidak dilaksanakan, akan muncul problem pada data banding. Dengan adanya Coktas, kita memiliki pengujian data yang valid terhadap proses PPDP. Kami hadir untuk memastikan informasi faktual di lapangan serta mendiskusikan data hasil pengawasan pasca-triwulan I ini," ujar Fadhlul.
Selain itu, Fadhlul mengingatkan jajaran Bawaslu Kota Solok untuk disiplin dalam pengisian Alat Kerja Pengawasan (AKP). Ia menegaskan bahwa setiap aktivitas pengawasan harus terdokumentasi secara lengkap dalam Form A Pengawasan sebagai bukti autentik kerja-kerja lembaga.
Ketua Bawaslu Kota Solok mengonfirmasi bahwa pihaknya terus membangun koordinasi intensif dengan KPU Kota Solok. Berbagai langkah pencegahan seperti surat imbauan dan saran perbaikan telah dilayangkan dan ditindaklanjuti oleh KPU. Bawaslu Kota Solok juga aktif melakukan uji petik untuk memastikan akurasi data pemilih yang dimutakhirkan.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kota Solok, Ilham Eka Putra, menjelaskan alur pengawasan data yang bersumber dari Kemendagri hingga ke tingkat kota.
"Kami memantau data yang diolah KPU hingga proses coklit di lapangan. Kami juga mengapresiasi langkah jemput bola Dinas Dukcapil ke sekolah-sekolah untuk perekaman E-KTP pemilih pemula. Koordinasi lintas lembaga terus kami perkuat demi data pemilih yang akuntabel," jelas Ilham.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas persiapan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) yang dijadwalkan pada Tahun ini. Program ini merupakan agenda prioritas Bawaslu untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam mengawal proses demokrasi, sebagaimana yang telah sukses dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.
Penulis : Ardi Saputra
Editor dan Foto : Meisarah Marsah