Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi dan Profesionalisme SDM, Bawaslu Kota Solok Gelar Rapat Dalam Kantor

Jajaran Bawaslu Kota Solok menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) bertema "Memperkuat Sinergi dan Profesionalisme melalui Tata Kelola SDM Pengawas Pemilihan Umum dan Kesekretariatan yang Unggul", di Kantor Bawaslu Kota Solok. Kamis (6/8/2026)

Jajaran Bawaslu Kota Solok menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) bertema "Memperkuat Sinergi dan Profesionalisme melalui Tata Kelola SDM Pengawas Pemilihan Umum dan Kesekretariatan yang Unggul", di Kantor Bawaslu Kota Solok. Kamis (6/8/2026)

solokkota.bawaslu.go.id - Kota Solok, 6 Agustus 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) bertema "Memperkuat Sinergi dan Profesionalisme melalui Tata Kelola SDM Pengawas Pemilihan Umum dan Kesekretariatan yang Unggul", Kamis (6/8/2026), di Kantor Bawaslu Kota Solok.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Solok, Koordinator Sekretariat, Kepala Sekretariat, serta seluruh jajaran sekretariat. Rapat ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas tata kelola sumber daya manusia (SDM), sekaligus membangun budaya kerja yang kolaboratif guna mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu yang profesional, efektif, dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Kota Solok, Rafiqul Amin, secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh jajaran untuk berpartisipasi aktif dalam setiap sesi pembahasan sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun organisasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta pengawasan kepemiluan.

"Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan terus meningkatkan kompetensi, menjaga kekompakan, serta memperkuat budaya kerja yang produktif dan saling mendukung," ujar Rafiqul Amin.

Sebagai narasumber, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Solok, Rinaldi Aulia, memaparkan pentingnya membangun sinergi yang kuat, baik di lingkungan internal maupun dengan para pemangku kepentingan eksternal. Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh unsur untuk bekerja sama secara harmonis dalam mencapai tujuan bersama.

Rinaldi menjelaskan bahwa komunikasi yang efektif merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kinerja organisasi. Selain itu, setiap pegawai perlu terus mengembangkan kemampuan interpersonal (soft skills), menumbuhkan rasa saling percaya, membangun empati, serta memahami pembagian tugas dan tanggung jawab secara jelas. Dengan demikian, sekretariat dapat memberikan dukungan dan fasilitasi yang optimal kepada pimpinan dalam mewujudkan tujuan kelembagaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghindari berbagai hambatan yang dapat mengurangi efektivitas sinergi, seperti ego sektoral, terbentuknya kelompok kerja yang tidak sehat, rendahnya rasa percaya diri dalam menjalankan tugas, hingga terjadinya miskomunikasi antarpegawai maupun antara sekretariat dan pimpinan. Menurutnya, komunikasi yang terbuka, saling menghargai, dan berorientasi pada solusi menjadi kunci terciptanya lingkungan kerja yang kondusif.

Dalam paparannya, Rinaldi turut menyoroti inovasi yang dikembangkan Bawaslu RI melalui program Bawaslu Membelajarkan sebagai salah satu strategi peningkatan kapasitas SDM. Ia mendorong Bawaslu Kota Solok membentuk tim yang mampu menghasilkan materi dan konten pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta mudah dipahami sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

Selain itu, dibahas pula penerapan Manajemen Talenta sebagai upaya memetakan potensi, kompetensi, dan kinerja pegawai berdasarkan indikator yang telah ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan SDM yang lebih objektif, terarah, dan berkelanjutan.

Rinaldi juga menekankan pentingnya percepatan implementasi Unit Kerja Mandiri (UKM) di lingkungan Bawaslu Kabupaten/Kota melalui penguatan manajemen SDM serta pemenuhan jabatan yang masih kosong sebagai bagian dari kesiapan kelembagaan. Di samping itu, penguatan kinerja pimpinan juga menjadi perhatian melalui penerapan Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai instrumen evaluasi dan peningkatan kualitas kinerja unsur pimpinan Bawaslu Kabupaten/Kota.

Menutup penyampaiannya, Rinaldi mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan evaluasi dan koreksi diri sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas kerja. Menurutnya, organisasi yang maju dibangun oleh individu-individu yang memiliki kemauan untuk terus belajar, berbenah, dan berkembang dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dalam sesi diskusi, Anggota Bawaslu Kota Solok Ilham Eka Putra menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan internal Bawaslu Kota Solok. Menurutnya, peningkatan kompetensi dapat dilakukan melalui berbagai forum diskusi, berbagi pengetahuan, serta kegiatan pengembangan kapasitas yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

"Setiap insan Bawaslu harus terus meningkatkan kolaborasi dalam menjalankan program dan kegiatan kelembagaan. Melalui diskusi dan forum-forum pembelajaran, kita dapat memperkuat kemampuan serta membangun semangat kerja sama yang semakin solid," ujar Ilham.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Kota Solok Eka Rianto menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas jajaran perlu didukung dengan memperbanyak forum diskusi mengenai isu-isu kepemiluan maupun perkembangan regulasi yang relevan. Menurutnya, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) secara rutin di lingkungan internal Bawaslu Kota Solok menjadi sarana yang efektif untuk memperluas wawasan, memperdalam pengetahuan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekretariat.

Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Solok, Nurmishbah, menekankan pentingnya membangun trust atau kepercayaan di lingkungan kerja. Menurutnya, setiap pegawai harus mampu memberikan kepercayaan kepada sesama rekan kerja, mengesampingkan ego pribadi, serta mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan individu.

"Kepercayaan merupakan fondasi utama dalam membangun kerja sama yang solid. Ketika setiap individu mampu saling percaya, saling mendukung, dan mengedepankan kepentingan bersama, maka tujuan organisasi akan lebih mudah dicapai," ungkap Nurmishbah.

Melalui pelaksanaan Rapat Dalam Kantor ini, Bawaslu Kota Solok kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pengelolaan SDM yang unggul, sinergis, dan profesional. Dengan SDM yang berkualitas, Bawaslu Kota Solok diharapkan semakin siap menghadirkan pengawasan pemilu yang efektif, transparan, akuntabel, dan berintegritas guna mewujudkan demokrasi yang bermartabat.

Penulis dan Foto: Ardi
Editor: Meisarah Marsa