Sinergi Pascapemilu 2024: Bawaslu dan KPU Kota Solok Bedah Peran Penyelenggara di Podcast Suara Demokrasi.
|
SOLOK, solokkota.bawaslu.go.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok hadir sebagai narasumber dalam program Podcast Suara Demokrasi yang diselenggarakan di Ruang Studio Podcast KPU Kota Solok, Rabu (24/12/2025). Mengusung tema "Memahami Peran KPU dan Bawaslu Pasca Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024", kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai langkah strategis penyelenggara pemilu di masa non-tahapan.
Diskusi ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kota Solok, Ilham Eka Putra, serta Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Parmas KPU Kota Solok, Yance Gafar.
KPU Fokus pada Pendidikan Pemilih Pemula. Dalam pemaparannya, Yance Gafar menjelaskan bahwa KPU Kota Solok saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah tingkat SLTA di Kota Solok. Fokus utamanya adalah memberikan pendidikan politik serta sosialisasi bagi pemilih pemula.
"KPU jauh-jauh hari, baik menjelang maupun setelah pemilu, terus melakukan pendidikan politik bagi masyarakat. Selain itu, kami konsisten berkoordinasi dengan Bawaslu terkait pemutakhiran data pemilih agar data di Kota Solok tetap akurat," ujar Yance.
Ia juga menambahkan bahwa KPU baru saja menjalin kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kwarcab Pramuka Kota Solok untuk memperkuat basis sosialisasi di kalangan pemuda.
Bawaslu Perkuat Pengawasan Partisipatif. Senada dengan hal tersebut, Ilham Eka Putra menyampaikan bahwa meski saat ini sedang berada di luar tahapan pemilu, Bawaslu tetap aktif membangun kekuatan melalui pilar-pilar pengawasan partisipatif.
"Kami terus menggencarkan sosialisasi partisipatif kepada masyarakat, termasuk ke lingkungan sekolah. Bawaslu juga bersinergi dengan Pramuka melalui Saka Adyasta Pemilu. Tujuannya agar keterlibatan masyarakat dalam mengawasi potensi pelanggaran pada pemilu mendatang dapat meningkat," jelas Ilham.
Ilham menekankan bahwa pendidikan partisipatif ini merupakan program nasional yang bertujuan mencetak kader-kader pengawas dari kalangan pemuda. Kader-kader inilah yang diharapkan menjadi ujung tombak Bawaslu dalam menyebarluaskan semangat pengawasan di tengah masyarakat Kota Solok.
Kolaborasi Demi Pemilu Berintegritas. Pertemuan ini menegaskan bentuk sinergisitas antara kedua lembaga. KPU sebagai penyelenggara teknis dan Bawaslu sebagai lembaga pengawas berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi yang harmonis.
"Kolaborasi dan komunikasi yang baik antarlembaga dalam setiap kegiatan kepemiluan adalah kunci untuk menghasilkan pemilu yang berintegritas di Kota Solok, serta menjadi bahan evaluasi penting menyongsong Pemilu 2029 mendatang," tutup mereka.
Penulis dan Foto : Ardi Saputra