Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme ASN, Bawaslu Kota Solok Hadiri Pembukaan Orientasi PPPK Tahun 2026

Bawaslu Kota Solok menghadiri kegiatan Pembukaan Penyelenggaraan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026

Bawaslu Kota Solok menghadiri kegiatan Pembukaan Penyelenggaraan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026

Solok, 24 Juni 2026 – Bawaslu Kota Solok menghadiri kegiatan Pembukaan Penyelenggaraan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026 di Lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Solok bersama peserta orientasi PPPK dari Bawaslu Kota Solok. Orientasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu agar mampu menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan secara profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ketua panitia kegiatan, Mafral selaku Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, dalam laporannya menyampaikan bahwa penguatan kompetensi, integritas, dan profesionalisme PPPK perlu dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan. Menurutnya, hal tersebut akan memberikan dampak positif terhadap tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus mendukung peningkatan kinerja organisasi.

"Orientasi PPPK ini dilaksanakan dengan metode distance learning dan diikuti oleh 176 peserta PPPK di lingkungan Bawaslu," ujarnya.

Bawaslu Kota Solok menghadiri kegiatan Pembukaan Penyelenggaraan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Bawaslu RI, M. Roy Siagian, dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh PPPK yang telah melalui proses pengangkatan yang panjang pada tahun 2025 harus terus menjaga semangat dan meningkatkan kinerja dalam mendukung tugas-tugas pengawasan yang diemban Bawaslu.

Ia berharap seluruh PPPK mampu meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, bekerja secara profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kinerja yang menjadi budaya organisasi Bawaslu.

"Bawaslu harus terus bekerja dan beradaptasi dengan perkembangan yang ada. Lembaga harus siap menghadapi perubahan dan tidak boleh anti terhadap perubahan. Kolaborasi, transformasi, dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci dalam menjawab tantangan ke depan," tegas Roy.

Selain itu, Roy juga menekankan pentingnya pemahaman peserta terhadap tugas dan fungsi Bawaslu, termasuk pemanfaatan Learning Management System (LMS) Bawaslu yang akan digunakan selama proses orientasi. Melalui LMS, peserta dapat mengikuti berbagai pelatihan mandiri yang mendukung transformasi pembelajaran dan pengembangan kapasitas kelembagaan secara berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, menyampaikan bahwa orientasi PPPK merupakan program rutin yang bertujuan memberikan pembekalan mengenai tugas, fungsi, kewenangan, serta tanggung jawab ASN di lingkungan Bawaslu.
Menurutnya, kehadiran PPPK di lingkungan Bawaslu diharapkan dapat memperkuat kinerja organisasi serta mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan.

"Melalui orientasi ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai tugas pokok dan fungsi Bawaslu, sehingga dapat bekerja secara efektif dan memberikan kontribusi nyata bagi lembaga," ujar Alni.

Ia juga menambahkan bahwa orientasi berbasis kurikulum yang dilaksanakan tahun ini merupakan bagian dari strategi pengembangan kompetensi ASN yang berkelanjutan. Mengingat tantangan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang semakin dinamis, peningkatan kapasitas ASN menjadi kebutuhan yang harus terus diperkuat.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Bawaslu Kota Solok menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berintegritas guna mewujudkan pengawasan pemilu dan pemilihan yang berkualitas.

Humas