Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Solok hadiri Pelantikan PDPM Kota Solok, Momentum Hidupkan Kembali Gairah Gerakan Kepemudaan

Ketua Bawaslu Kota Solok hadiri langsung pelantikan pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Solok periode 2023–2027 di Kompleks Muhammadiyah Pandan, Kota Solok, Sabtu (6/6/2026)

Ketua Bawaslu Kota Solok hadiri langsung pelantikan pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Solok periode 2023–2027 di Kompleks Muhammadiyah Pandan, Kota Solok, Sabtu (6/6/2026)

solokkota.bawaslu.go.id - SOLOK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok terus bergerak lincah memperluas jaringan pengawasan partisipatif. Langkah strategis ini terlihat nyata saat Ketua Bawaslu Kota Solok, Rafiqul Aamiin, menghadiri langsung pelantikan pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Solok periode 2023–2027 di Kompleks Muhammadiyah Pandan, Kota Solok, Sabtu (6/6/2026).

Kehadiran Bawaslu dalam momentum bangkitnya gairah gerakan kepemudaan yang sempat vakum lama ini bukan sekadar pemenuhan undangan seremonial. Kehadiran tersebut menjadi jembatan krusial dalam memperkuat hubungan antarlembaga, sekaligus merangkul basis pemuda intelektual sebagai mitra strategis dalam mengawal demokrasi di Kota Solok.

Untuk periode ini, nakhoda PDPM Kota Solok resmi dipercayakan kepada Hendra Saputra sebagai Ketua, didampingi Auliansyah sebagai Sekretaris, dan Mahendri Eka Putera sebagai Bendahara.

Prosesi Pelantikan ini hadir Bendahara Pemuda Muhammadiyah Sumatra Barat, Nofil Asrianto, Staf Ahli Wali Kota Solok dr. Elvi Rosanti, Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli.

Dalam amanatnya, Bendahara Pemuda Muhammadiyah Sumbar, Nofil Asrianto, mengingatkan agar kader Pemuda Muhammadiyah yang kini menginjak usia organisasi ke-94 tahun, tidak terlena dengan urusan internal saja, melainkan harus peka terhadap urusan kebangsaan.

"Gerakan Pemuda Muhammadiyah bertumpu pada basis sosial, agama, dan intelektual. Tugas utama PDPM adalah membentuk kader yang akan melanjutkan perjuangan persyarikatan," tegas Nofil.

Tantangan kepemudaan ke depan diakui tidaklah ringan. Ketua PDM Kota Solok, Jalinus Hadis, menyoroti ancaman nyata seperti peredaran narkoba, LGBT, dan kenakalan remaja lainnya yang membutuhkan benteng dari gerakan pemuda.

Hal senada dipaparkan oleh Staf Ahli Wali Kota Solok, dr. Elvi Rosanti. Menyongsong bonus demografi 2045, Pemkot Solok mendorong metode pemecahan masalah sebaya dalam membendung persoalan remaja.

"Untuk masalah pemuda, kita ikut sertakan pemuda dalam solusinya. Di sinilah peran penting Pemuda Muhammadiyah," tutur dr. Elvi.

Apresiasi tinggi dan dukungan terhadap kolaborasi kepemudaan ini juga datang dari Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli. Ia menyatakan bahwa kontribusi Muhammadiyah melalui amal usaha dan organisasi otonomnya sudah sangat teruji bagi bangsa dan Kota Solok.

"DPRD dengan tangan terbuka siap berkolaborasi dengan Pemuda Muhammadiyah ke depan. Kebersamaan ini bisa menjadi modal besar dalam menghadirkan Kota Solok yang berkemajuan," pungkas Fauzi.

Potensi besar basis intelektual inilah yang dilirik Bawaslu Kota Solok. Dengan struktur yang terorganisasi hingga ke tingkat akar rumput, Pemuda Muhammadiyah dinilai mampu menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam menekan potensi pelanggaran pemilu atau pilkada di tengah masyarakat.

Melalui hadirnya Bawaslu Kota Solok di tengah-tengah tokoh pemerintahan dan organisasi kepemudaan ini, sinergi multipihak diharapkan kian solid. Langkah ini menegaskan komitmen Bawaslu bahwa pengawasan pemilu yang ideal tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus tumbuh dari kesadaran bersama seluruh elemen strategis daerah

Humas