Koordinator Sekretariat dan Jajaran Bawaslu Kota Solok Ikuti Klinik JF Vol. 4 Bahas Angka Kredit Jabatan Fungsional
|
solokkota.bawaslu.go.id/ - SOLOK – Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Solok beserta jajaran sekretariat mengikuti Klinik Jabatan Fungsional (Klinik JF) Volume 4 bertajuk "Kupas Tuntas Angka Kredit Jabatan Fungsional" yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Sekretariat, Koordinator Sekretariat, serta pengelola kepegawaian Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia. Pelaksanaannya merupakan tindak lanjut Surat Bawaslu RI Nomor B-202/KP.09/DI/07/2026 tanggal 21 Juli 2026 sebagai upaya memperkuat tata kelola kepegawaian dan pengembangan jabatan fungsional di lingkungan Bawaslu.
Dalam sambutannya, Deputi Bidang Administrasi Bawaslu RI, La Bayoni, menyampaikan bahwa pelaksanaan Klinik JF bertujuan mempercepat pemetaan sumber daya manusia (SDM) guna mengisi kebutuhan jabatan struktural yang belum terisi maupun jabatan fungsional yang masih mengalami kekosongan.
"Klinik JF ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam mempercepat pemetaan SDM, sehingga kebutuhan organisasi terhadap jabatan fungsional dapat segera terpenuhi," ujarnya.
La Bayoni juga menegaskan pentingnya menyamakan persepsi terkait jabatan fungsional, khususnya Jabatan Fungsional Analis, agar mampu memberikan dukungan yang optimal terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pemilu. Dengan percepatan pemetaan jabatan fungsional tersebut, pegawai yang telah memenuhi persyaratan diharapkan dapat segera beralih ke jabatan fungsional sesuai kompetensinya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa Bawaslu juga terus mendorong peningkatan kapasitas pegawai melalui berbagai program pengembangan kompetensi, termasuk pemberian kesempatan mengikuti program beasiswa, salah satunya bekerja sama dengan Universitas Indonesia.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sekaligus mendukung pemenuhan angka kredit jabatan fungsional, sehingga pegawai Bawaslu memiliki keahlian yang semakin baik dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme penyusunan, penilaian, dan pemenuhan angka kredit jabatan fungsional sebagai bagian dari pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bawaslu.
Selain sesi pemaparan materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi secara langsung terkait berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan jabatan fungsional.
Humas Bawaslu Kota Solok